Senin, 12 Juni 2017

PORTOFOLIO by Mandhe Sekar Nurindah




SNOW BLACK



PLAY WITH PETER



SUKU DAYAK NGAJU INDONESIA




EXHIBITION DKF3 (TURPOW)




EXPERIMENTAL WEAR EXHIBITION (CANDY IN WONDERLAND)



MOTIF INDONESIA (DIGITAL PRINTING)


Rabu, 22 Maret 2017

Kajian Artikel Visual Merchandising Story of Moschino from Window to Web' - Melissa Noucas


Dalam industri fashion adibusana atau yang lebih dikenal dengan kata avant-garde indentik dengan perancang Moschino yang didirikan di Milan pada tahun 1983. Moschino suka tantangan dunia mode dan apa yang berdiri karena pada waktu 80 - 90 an. Beserta tim perancangnya ia terus-menerus menjaga visinya. Ia menampilkan window displays berjudul “Stop the Fashion System”. Moschino memiliki desain yang selalu  inovatif dan tidak pernah membosankan. Sejak awal, Moschino selalu menjaga citra merek dagang yang kuat melalui visual perdagangan dengan mengetahui apa yang pelanggan harapkan tanpa mengubah keseluruhan persepsi merek. Target pasar bagi Moschino adalah pria dan perempuan yang mengikuti trend mode dengan kebebasan berpendapat. Moschino menggunakan butik sebagai outlet untuk mengekspresikan brand imagenya yang unik. Semua desain pakaian, aksesoris, furniture, dan window displays ditampilkan sangat berbeda.

Pada awal tahun 2009 butik online dan website dibuat. Selama beberapa tahun terakhir, meskipun agak terpengaruh oleh ekonomi, penjualan online telah berkembang dengan pesat. Toko online pun mempunyai peran layaknya  Moschino, yaitu untuk berkomunikasi dengan pelanggan yang mungkin tidak tinggal dekat toko Moschino. Teknik Moschino dalam visualisasi perdagangan memberikan keuntungan karena teknik ini merupakan suatu seni dalam mengintegrasikan sebuah pallet warna, mannequins, cahaya, dan produk yang dijual. Moschino berkomunikasi pada pelanggan dengan brand image yang kuat melalui visualisai perdagangan yang menitikberatkan pada produk fashion dan promosi.

 Pada tahun 2008 Moschino menampilkan cermin refleksi untuk menciptakan ilusi ruang dengan detail ruangan seperti kayu meja yang cocok dijadikan kursi dan lampu duduk berwarna merah yang mengarah ke kiri dan cermin yang berada pada tembok tinggi. Di sisi lain ruangan, setengah bergaris dan setengah dijadikan mannequin. Objek berdiri keluar dari ruangan, namun diperlukan beberapa detik untuk menyadari apa yang dilihat. Tampilan jendela difokuskan pada pakaian dengan memperbanyak ruang sederhana yang juga menceritakan kreativitas merek.

Berbelanja online menjadi sangat populer, dan dapat dilihat dari data yang ada pada bulan Desember 2008 yang terdiri dari 18.000 peserta menunjukkan bahwa 75% pendapatan tertinggi dari pembelian secara online, persentase ini mengalami peningkatan dari tahun 2006 dengan jumlah persentase 65%. Dan website sangat mudah dan menyenangkan untuk berbelanja.  Toko online yang unik akan berhasil mengalihkan strategi perdagangan merek dari window displays ke website. Tim perancang yang melakukannya sesuai dengan tema, dapat menjaga website sesuai dengan keseluruhan brand image melalui penggunaan simbol atau slogan populer terkait dengan merek Moschino.